Istikharah Cinta



Album : Istikharah Cinta
Munsyid : Sigma

Bersaksi cinta diatas cinta
Dalam alunan tasbih ku ini
Menerka hati yang tersembunyi
Berteman dimalam sunyi penuh do'a

Sebut nama Mu terukir merdu
Tertulis dalam sajadah cinta
Tetapkan pilihan sebagai teman
Kekal abadi hingga akhir zaman

Istikharah cinta memanggilku
Memohon petunjukmu
satu nama teman setia
Naluriku berkata

Dipenantian luahan rasa
Teguh satu pilihan
Pemenuh separuh nafasku
Dalam mahabbah rindu

diistikharah cinta..

Sikap POSITIF itu Penting!




Positif senantiasa identik dengan kebaikan. Sebaliknya, Negatif itu identik dengan keburukan. Iya kan? Iya aja udah hehehe…. (^.^)V
Seorang ibu yang memerikasakan kandungan kepada seorang dokter akan merasa bergembira jika dokter mengatakan positif. Ya seperti mamahku waktu dulu, sewaktu mengandung adikku si Ibnu hehe… *curcol (^.^)V again
Kutub positif dalam dunia kelistrikan berarti kutub yang dialiri arus listrik atau mengandung setrum. Bilangan positif dalam dunia matematika merupakan bilangan yang memiliki nilai besar/ bernilai besar. Benar kaann?? Bener dong?? Hihi :D
Positive Thinking atau bahasa Indonesianya itu berfikir positif berarti mengisi pikiran dengan sesuatu yang membuat diri senantiasa bersemangat, bergairah & penuh vitalitas. Tidak loyo, tidak cemas, tidak lesu & tidak galau seperti orang yang tanpa cita-cita hihi… :D
Cita-cita sangatlah perlu bagi manusia sebagaimana pernah dikatakan oleh Abu Hanifah, “Cita-cita perlu bagi manusia yang hidup. Manusia yang tidak bercita-cita bukanlah sebenarnya ia hidup, tetapi itu adalah kematian. Karna manusia yang tidak bercita-cita sudah mati batinnya & kematian batin sama dengan hidup dalam kubur.” MasyaAllah!!
Pepatah Spanyol mangatakan, “ barang siapa kehilangan kekayaannya, ia akan kehilangan banyak hal. Barang siapa kehilanga teman, ia kehilangan lebih banyak lagi. Namun barang siapa kehilangan semangat, dia kehilangan segalanya.”
So, teruslah memelihara sikap positif ya sobatfillah…!! Semangat & milikilah cita-cita setinggi langit !!
Pokok’e semangat yooo!! SemangKa, Semangat Kaka!! Hehe (^.,^)

Aku kan belum baik




Terkadang seorang wanita malu memakai jilbab dengan alasan dirinya merasa masih belum mencerminkan jilbab yang dipakainya. Belum baik lah, belum bisa mengaji dan lain sebagainya. Dulu aku juga seperti itu, aku merasa diriku belum cukup baik untuk memakai jilbab. Aku belum baik dalam mengaji dan belum cukup ilmunya. Prinsipku dulu itu “Pakai jilbab kalau semua sudah siap”. Heeemmm… tapi itu dulu, sekarang aku sudah tidak mau lagi berfikiran seperti itu.
Untuk mengatasi hal ini, tanamkan saja dalam dirimu, bahwasanya tujuan kita memakai jilbab justru supaya kita menjadi lebih baik. Prinsipku sekrang dirubah yakni “Pakai jilbab itu wajib, siap nggak siap harus siap!” ya itu adalah salah satu prinsip hidupku yang sekarang. Aku berfikir, Akhlaq baikku akan lahir seiring jilbab yang ku pakai & waktu. Aku percaya dengan memakai jilbab, diriku insyaAllah akan lebih baik dari sebelumnya. Karna memakai jilbab itu senantiasa akan merasa ingin menjaga diri. Dan supaya lebih terpelihara.
Allah berfirman, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu & istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.”Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)
Let’s go,ukhti! Kita sudah semakin jauh melangkah. Semakin jauh perjalanan. Namun demikian kita harus tetap senatiasa melakukan perubahan diri. Setiap langkah, setiap momen, & setiap kesempatan yang telah kita lalui, jadikanlah sebagai sarana yang akan menjadikan kita lebih bermutu & lebih baik lagi dari hari ke hari. Yeaah.. STEP BY STEP FOR BE BETTER!
Hamasah ukhti… HAMASAH of CHANGE !! Allohu Akbar (^.^)9

Aku BANGGA dengan JILBABKU!!



Pakai jilbab malu. Solusinya paksaan. Biarlah kita ditertawakan. Namun dalam pandangan Allah kita akan mendapatkan kemuliaan.
Allah berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang menertawakan orang-orang yang beriman. Dan apabila orang-orang yang beriman lalu di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya.” (Q.S. Al-Muthafifin: 29-30)
Jilbab adalah perhiasan bagimu wahai saudariku.
Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang sholehah.”
(H.R Muslim).
Oleh karena itu peliharalah auratmu dengan balutan jilbab yang menjuntai sampai ke dadamu. Pertahankan pesonamu & keanggunanmu, dengan senantiasa memelihara kehormatan dirimu.
Jika kau mampu melakukannya, maka pantaslah jika sampai para lelaki nantinya berlomba untuk menyuntingmu kelak & para bidadari pun akan cemburu padamu.. hehe..cieee :D …. (meminjam istilahnya Salim A. Fillah). Ehm…ehm… :)

Untukmu, Kekasih yg Belum Halal



Aku mencintaimu dengan menundukkan wajahku padamu,
bukan karna ku ingin berpaling darimu,
 tapi karna ku ingin menjaga pandanganmu dari panah2 iblis…
ku mencintaimu dengan tidak melemah lembutkan suaraku padamu,
bukan karna aku ingin menyakitimu,
namun karna aku ingin menjaga hatimu dari bisikan syaitan yg menipu..
Ku mencintaimu dengan menjauh darimu
bukan karna aku membencimu,
namun karna aku ingin menjagamu dari khalwat yg menjebak…
Ku mencintaimu dengan menjaga dirimu dan diriku,
menjaga kesucianmu dan kesucianku,
menjaga kehormatanmu dan kehormatanku,
menjaga kebeningan hatimu dan hatiku…
Cinta…
Tak mengapa kita jauh… karna kelak kita kan dipertemukan kembali oleh-Nya…
Percayalah, cintaku…

Ya Allah Maafkanlah Aku


Ya Allah…
 Sering aku bimbang di jalan ini
Kadang aku tidak ada teman
Untuk mencari solusi dari semua ini
Kadang aku ingin keluar saja
Dari jalan ini…..
Ya Allah…..
Hanya kepada Engkaulah aku berserah diri
Kuatkan aku dijalan ini
Engkaulah teman hidupku yang selalu ada
Ketika aku butuh…
Ketika aku kelelahan…
Ketika aku butuh teman..
ketika aku butuh solusi…
Ketika aku butuh kekuatan…
Ketika aku butuh semangat….
Engkau tidak pernah jenuh dengan keluhanku
Engkau tidak pernah jenuh dengan semua rintihanku
Engkau tidak pernah lelah memberikan apa yang aku butuhkan
Allah Maha Besar….
Tapi kenapa kadang aku selalu mengeluh
Merasa sendirian….
Pantaskah aku selalu mengeluh???
Padahal Engkau selalu ada untukku
Ya Allah…
Ampunilah hambamu ini
Aku hanya manusia biasa
Yang penuh khilaf dan dosa
Aku yakin Engkau selalu memberikan apa yang aku butuhkan
Walau kadang aku tidak merasakan itu
Aku yakin jalan ini adalah yang terbaik
Bagi ku…
Bagi orang tuaku…
Bagi orang-orang disekitarku…
Ya Allah Ya Rabbi Kuatkan aku di jalan ini…..
Jalan yang panjang
Jalan yang penuh duri
Kadang aku harus mengorbankan waktuku
Hartaku bahkan perasaanku…
Semoga apa yang aku hadapi sekarang ini
adalah proses pendewasaanku
Untuk menjadi kupu-kupu yang cantik
Untuk menjadi cangkir yang cantik
Untuk menjadi wanita sholehah yang tegar
Dalam menghadapi ujian kehidupan ini….

Pelangi Di Hari Milad ku



Assalamu’alaikum….
Kali ini aku ingin berbagi pelangi kehidupanku… J
Kurang lebih sebulan yang lalu, tepatnya Hari Kamis tanggal 26 April 2012 adalah hari Milad ku yang ke 16 tahun. Banyak kejadian/peristiwa yang telah membuat hatiku tersentil akan Kebesaran Illahi. Hari itu Rabb-ku memberikan sejuta kesan dan pesan untukku melalui orang-orang yang ku sayangi. Kesan dan pesan yang menurutku berharga sekali untuk masa depanku. Tak akan pernah ku lupakan , dan selalu akan ku ingat.
Pelangiku di hari itu
Kring..kring..kring.. dret..dret..kring..kring…dret..dret…
Suara alarm handphone ku berbunyi dan bergetar… tepat pukul 00.03 wib 26 April 2012 aku terbangun dari lelapnya orang tertidur. Seketika aku melihat banyak pesan yang datang ke nomor handphone ku. Ketika aku membuka dan membaca, alangkah aku tak percaya semua pesan yang masuk itu berisi untaian do’a dan harapan dari orang-orang disekelilingku.. Mba Nawang, Mba Aryani, Lik Suki, Ka Ryan, Fauzan, dan Ka Pauji. Mereka mendo’akan ku mereka mengatakan apa yang mereka inginkan untukku mereka mengucapkan selamat ulang tahun, heeem.. aku sendiri saja lupa kalau saat itu aku sedang berulang tahun. Segera  aku membalas pesan2 mereka. Setelah itu aku langsung menuju ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu kemudian aku segera melakukan Shalat Qiyamul Lail.
Dalam keheningan dan kegelapan di ruang depan, ku bersujud mengahadap sang Illahi. Seketika embun keluar dari mataku, embun itu berubah menjadi tetesan2 air yang mengalir keluar dari mataku. Iya aku menangis, menangis di rakaat terakhir. Hatiku tersentil , mengingat dosa-dosa yang telah ku perbuat selama ini. Selama 16 tahun, aku terlena dari kenikmatan yang telah Rabb-Ku berikan. Terkadang ku fikir, aku hidup sendiri, tak ada yang perduli denganku. Ternyata prasangka ku salah. Aku menyadari sungguh menyadari, ternyata masih ada yang sayang dan perhatian kepadaku. Ku panjatkan do’a2 dan harapan ku di tengah suasana yang hening dan gelap. Aku berdo’a aku meminta ampun , memohon ampunan dari Rabb-Ku. Tak ku sadari, mukena kesayanganku basah. Air mataku terus saja membasahinya.. Aku masih terus menangis, dan menangis. Menyesali dan menyesali perbuatan keji yang pernah ku lakukan.
Kurang lebih 30 menit aku menghadap sang Illahi, lalu keselesaikan pertemuan itu dengan membaca do’a untuk kedua orang tua serta memohon keselamatan didunia dan diakhirat. Kembali aku memeluk guling kesayanganku, aku tertidur, tertidur pulas menurut nenekku pada saat itu. “Indah, ndah bangun! Udah siang nanti terlambat!”, Alarm bapaku berbunyi. Itulah alarm yang selalu membangunkanku di kalaku sedang menyaksikan mimpiku..
Setelah dibangunkan, aku pun segera mandi dan segera melaksanakan Shalat Subuh. Kemudian, aku bersiap-siap untuk berangkat sekolah. Aku terkadang berangkat sekolah bersama bapa dan kakaku naik motor mamah atau enggak bapa.
Sesampainya di sekolah, aku diam saja. Aku belajar Bahasa Indonesia sendiri. Biasanya kalau aku sampai di kelas, aku di tegur oleh teman-temanku. Tapi kali ini enggak. Huhuhu…
Aku bingung tapi aku menyadari, kalau hari Rabunya aku sudah berbuat salah. Seharian aku di sekolah diam saja, teman-teman sekelas ku enggak ada yang peduli menurutku saat itu. Tapi ternyata mereka ngerjain aku, mereka sengaja ngediemin aku, cuek sama aku. huft byebelin yah teman-temankuuu.. tapi aku senang punya teman seperti mereka yang setia mengisi hari-hariku. :)
Sepulang sekolah aku pergi ke sebuah restoran ternama bersama teman-temanku yang sebelumnya sudah janjian denganku. Teman-temanku itu bernama Umay, Vanny, dan Ka Ufi. Mereka adalah teman-teman 1 organisasiku. Alhamdulillah, saat itu aku memiliki rezeki yang lebih dari Rabb-ku, sehingga aku mengajak mereka bertiga untuk merasakan kenikmatan lebih yang di berikan oleh-Nya.
Tidak terasa Adzan Isya berkumandang, akhirnya kita memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing. Ketika itu aku tak ingin pisah dari mereka, aku ingin sekali terus bersama mereka. Tapi waktu telah memisahkan kita, akhirnya kita pulang juga. Aku di jemput oleh Bapa ku tercinta. Dan sampai di rumah aku bergegas untuk mandi lalu melaksanakan shalat Isya.
Shalat Isya,, aku kembali meneteskan air mata. Menangis dan terus menangis, aku tak kuasa menahan gejolak hati yang membuncah atas kenikmatan yang di berikan Rabb-ku kepadaku. Saat itu aku merasa senang dan takut atas nikmat itu. Dalam naungan do’a, aku memohon ampunan sang Illahi, memohon lindungan dari-Nya. Aku takut seketika nikmat itu menjadi bumerang untukku. Aku terus mengadu, mencurahkan seluruh isi hatiku saat itu pada kekasih sejatiku, kekasih yang setia menemaniku, kekasih yang sempurna bagiku, iya kekasihku adalah Allah. Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 10 malam, semua penghuni rumahku kecuali aku sudah terlelap dengan tidurnya dan mimpinya. Hanya aku sendiri yang masih terbangun dalam gelapnya malam saat itu. Aku sudahi curhatan dan rasa syukurku itu. Kemudian aku luangkan waktuku untuk melihat handphone dan membalas sms2 yang masuk di inboxku dan berisikan untaian2 do’a serta harapan dari orang-orang di sekilingku. Seketika rasa syukur itu kembali melintas di fikiran dan hatiku, aku kembali meneteskan air mata. Hari itu aku memang menjadi orang yang sangat lemah dan aku menyadarinya.
Mamah dan Bapa pahlawan duniaku, Ibnu adikku yang menggemaskan, Mbok nenek ku yang sabar, Mba Nurul kaka tiriku yang penyanyang, Umay, Hanifah, Mega, Astia, Vanny, Ka Irma, Ka Yusuf, Ka Udin, Ka Saldi, dan masih banyak lagi yang tak bisa ku sebutkan satu persatu tapi tak mengurangi rasa sayang dan hormatku. Aku bersyukur sekali memiliki lingkungan yang cukup mendungku, memiliki orang2 yang sayang teradapku.  Terimasih Ya Allah engkau telah mengirimkan pelangi2 seperti mereka yang selalu menghiasi hari2 ku yang selalu mengajariku arti hidup ini. Setelah ku merenung, aku bergegas untuk menyambut indahnya mimpi yang akan mampir di lelapnya tidurku. Ku sudahi semua kegiatan2 di hari itu dengan memanjatkan do’a sebelum tidur dan akhirnya ku terlelap dalam tidur.
Bahwasanya semua yang ada dan terjadi di kolong langit itu adalah kuasa Allah, kita sebagai hambanya senantiasa harus bersyukur atas apa yang telah di berikan oleh Allah. Mudah-mudahan kisahku ini dapat bermanfaat. :)
Copyright 2009 ANOTHER. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates